Sedang memuat ...
Indikator kinerja Puskesmas adalah alat ukur untuk menilai pencapaian tujuan dan sasaran Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Indikator ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelayanan klinis, upaya kesehatan masyarakat, hingga manajemen Puskesmas itu sendiri.
Berikut adalah beberapa contoh indikator kinerja Puskesmas:
1. Indikator Nasional Mutu:
Kepatuhan kebersihan tangan, Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, Kepatuhan identifikasi pasien, Keberhasilan pengobatan pasien Tuberkulosis, Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar.
2. Indikator Pelayanan Kesehatan:
3. Indikator Manajemen Puskesmas:
4. Indikator Upaya Kesehatan Masyarakat:
5. Indikator Mutu Layanan Klinis:
Kepuasan pelanggan/pasien, Kesesuaian layanan dengan standar operasional prosedur (SOP), Kejadian infeksi nosokomial, Kejadian kesalahan pemberian obat, Kejadian efek samping tindakan medis.
6. Indikator Keselamatan Pasien:
Pengukuran dan evaluasi indikator kinerja Puskesmas ini dilakukan secara berkala untuk memantau pencapaian tujuan, mengidentifikasi masalah, dan merencanakan tindakan perbaikan yang diperlukan. Dinas Kesehatan kabupaten/kota akan melakukan verifikasi terhadap hasil penilaian kinerja Puskesmas.
Dengan adanya indikator kinerja yang terukur, Puskesmas dapat: