Sedang memuat ...

Halaman Artikel Gallery Infografis Agenda
Survey Kepuasan Masyarakat

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) di puskesmas adalah kegiatan untuk mengukur dan mengevaluasi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, baik dari segi administratif maupun kesehatan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik guna meningkatkan kualitas pelayanan, mendorong partisipasi masyarakat, serta mendorong puskesmas untuk berinovasi. Survei ini dapat dilakukan dengan kuesioner, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, dan hasilnya digunakan untuk memperbaiki pelayanan di masa mendatang. 

Tujuan utama

  • Mengukur tingkat kepuasan: Mengetahui seberapa puas masyarakat dengan pelayanan yang diberikan. 
  • Mendapatkan umpan balik: Mengumpulkan masukan dari masyarakat untuk evaluasi kualitas pelayanan. 
  • Meningkatkan kualitas pelayanan: Mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan membuat perbaikan yang tepat. 
  • Mendorong partisipasi masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam menilai kinerja puskesmas. 
  • Mendorong inovasi: Mendorong puskesmas untuk lebih inovatif dalam penyelenggaraan pelayanan. 

Metode pelaksanaan

  • Kuesioner: 

    Menggunakan kuesioner terstruktur yang diisi langsung oleh responden atau melalui wawancara tatap muka. 

  • Pengolahan data: 

    Data yang terkumpul diolah secara kuantitatif (misalnya menggunakan aplikasi Excel) dan dianalisis untuk menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). 

  • Evaluasi berkelanjutan: 

    Pelaksanaan survei dilakukan secara berkala (misalnya setiap 3, 6, atau 12 bulan sekali) untuk memastikan adanya peningkatan kualitas secara berkelanjutan. 

Aspek yang disurvei

  • Persyaratan: Kemudahan persyaratan layanan.
  • Prosedur: Kemudahan dan kelancaran prosedur pelayanan.
  • Waktu: Kecepatan waktu pelayanan.
  • Biaya: Biaya layanan.
  • Kompetensi petugas: Keterampilan, kecermatan, ketelitian, dan pengetahuan petugas.
  • Saran dan pengaduan: Ketersediaan sarana pengaduan dan tindak lanjut yang diberikan. 

asset